Kam. Feb 20th, 2020

Sentrifugal Media

Menebar Makna, Menyemai Peradaban

Bangun Komunitas Pendidikan, Kader HMI Bogor Raih Penghargaan SATU Indonesia Award 2018

2 min read

BOGOR (Sentrifugal.com) – Kembali, salah satu kader HMI Cabang Bogor menggoreskan prestasinya sebagai pengejawantahan ‘kader pengabdi’. Ahmad Fathullah, kader HMI Cabang Bogor Komisariat Sekolah Vokasi IPB, kembali ‘diganjar’ penghargaan dari SATU Indonesia Award (SIA) di tingkat  provinsi tahun 2018 atas pengembangan gerakan di bidang pendidikan.

Penghargaan itu diberikan oleh Astra dalam SATU Indonesia Award sebagai bentuk apresiasi terhadap Ata (sapaan akrabnya) dalam membangun gerakan pendidikan yang yang ia rintis bersama teman-temannya dalam suatu gerakan bernama Komunitas Teman Difabel. Komunitastersebut didedikasikan untuk edukasi disabilitas.

“Ketika SMA saya memiliki teman yang menyandang disabilitas. Dia adalah seorang teman tuli, dalam kesehariannya dia sering mendapatkan perlakuan diskriminatif dari teman teman di sekitar rumahnya. Oleh karena itu orang tuanya terlalu over-protective kepadanya sehingga banyak hal yang dibatasi oleh orang tuanya”, ungkap Ata. Pengalaman pribadi tersebut menjadi benih terbentuknya Komunitas Teman Difabel dalam pengalaman pribadi.

Tak hanya itu, Ata, yang kini sedang menempuh Pendidikan Vokasi IPB Program Studi Manajemen Agribisnis, menarik permasalahan ini hingga tataran makro yang membuat isu terhadap teman-teman disabilitas cukup krusial dan urgen.

“Berdasarkan UNDP Indonesia pada tahun 2015 resiko kemiskinan bagi penyandang disabilitas 30-50% lebih tinggi dibandingkan bukan penyandang disabilitas, kemungkinan murid dengan disabilitas di Indonesia menyelesaikan Pendidikan dasar hanya 66,8% dibanding murid tanpa disabilitas, dan kesempatan kerja penyandang disabilitas ringan hanya 64,9% dibanding dengan orang tanpa disabilitas. Bagi penyandang disabilitas berat, angka ini hanya sedikit diatas 10%.”, urai Ata.

Sebagai informasi, SATU Indonesia Awards (SIA) merupakan apresiasi Astra untuk anak bangsa, baik  individu maupun kelompok yang memiliki kepeloporan dan idealisme untuk berbagi dengan sesama.

Sejak tahun 2010, Astra mencari pemuda-pemudi yang memiliki semangat yang sejalan dengan Astra, senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat luas di lima bidang: Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Wirausaha, dan Teknologi.

Sedangkan penilaian bagi mereka yang dinominasikan, dinilai oleh sebuah dewan juri. Dewan juri tersebut terdiri dari lima orang dari lima bidang masing-masing serta PT Astra Internasional Tbk. dan Tempo Media Group.

Untuk tahun ini, susunan dewan juri SIA terdiri atas Prof. Emil Salim (Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana Universitas Indonesia), Prof. Nila Moeloek (Menteri Kesehatan Republik Indonesia), Prof. Fasli Jalal (Guru Besar Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta), Ir. Tri Mumpuni (Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan), Onno W. Purbo Ph.D. (Pakar Teknologi Informasi). [apg/jis/kmi]

24Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.